Apa itu Copywriting? Contoh dan Cara Membuat Copywriting yang Tepat


Apa itu Copywriting?

Pernahkah Anda membaca sebuah tulisan yang bisa menyentuh emosi Anda sehingga membuat Anda segera bertindak seperti membeli produk, berlangganan atau mendaftar layanannya.

Tulisan yang seperti itu tidak dibuat sembarangan. Dalam dunia online marketing tulisan tersebut dikenal dengan istilah copywriting.

Contoh Copywriting

Iklan Le Minerale “Le Minerale Segernya Beda, Kayak Ada Manis-Manisnya”
Copywriting Le Minerale ini mempersuasi orang lain untuk mencoba air minum yang ada rasa manis-manisnya.

Karena benak kita sebagai pendengar atau pembaca iklan terganggu, kita pun berusaha membuktikannya dengan membelinya di supermarket.

Kata-kata yang terus diulang-ulang dan diperdengarkan di berbagai media membuat ketika kita meminum Le Minerale seperti terasa ada manis-manisnya.

Jika kita sudah merasakan rasa manis, itu berarti kalimat tersebut sudah berhasil mensugesti dan mempersuasi kita agar mau membeli produk Le Minerale.

Apa yang dimaksud Copywriting?

Sederhananya, Copywriting adalah kata-kata baik lisan maupun tulisan yang digunakan pemasar untuk membuat orang melakukan tindakan setelah membaca atau mendengarnya.

Orang yang bekerja atau memiliki keahlian untuk membuat copywriting disebut Copywriter.

Jika Anda mencari cara untuk meningkatkan konversi, penjualan atau konten website Anda maka copywriting adalah solusinya.

Apa Manfaat Copywriting?

Copywriting dapat membantu meningkatkan keefektifan konten yang kita buat, baik itu postingan blog, website, materi pemasaran email maupun sosial media yang kita miliki.

Seorang copywriter menggunakan keahlian yang mereka miliki ini untuk meningkatkan penjualan dan profil perusahaan.

Karena peran copywriter sangat penting, keberadaan mereka akan selalu dibutuhkan dalam sebuah perusahaan khususnya dalam dunia online marketing.

Jika Anda tertarik untuk menjadi copywriter baik itu full time atau freelance maka Anda perlu mengusai ilmunya terlebih dahulu.

Kenapa?

Karena ilmu copywriting ternyata terus mengalami perkembangan dari zaman ke zaman.

Jika kita hanya mencontek copywriting milik orang lain atau hanya menggunakan pola lama yang mudah ditebak maka hasilnya akan biasa-biasa saja. Imbasnya, konversinya kecil dan omset penjualannya sedikit.

Copywriting yang asal contek tanpa mengusai ilmunya terlebih dahulu akan mengakibatkan copywriting tersebut menjadi membosankan.

Akibatnya bisa fatal. Jika kita tidak segera menyadarinya dan mengubah polanya, maka target market kita berpotensi membenci atau bahkan memblokir kita. Kenapa?

Karena 86% orang tidak suka dijuali. Itu berarti, jika kita menggunakan pola yang salah, semakin kita berusaha menjuali mereka, justru akan membuat mereka semakin membenci kita.

Akhirnya, mereka tidak akan membeli produk kita. Bayangkan jika kita dibenci market dan tentunya enggan membeli produk kita?.

Semoga itu tidak terjadi pada diri kita.

Solusinya adalah kita kuasai ilmu copywriting ini terlebih dahulu.

Bagaimana Cara Membuat Copywriting?

Membuat copywriting memerlukan strategi dan pemahaman yang tepat mengenai ilmu ini.

Kabar baiknya kita bisa mempelajari ilmu copywriting ini langsung dari Ahlinya. Jika Anda belajar online marketing, Anda pasti pernah mendengar nama orang ini. Dewa Eka Prayoga.

Kang Dewa Eka Prayoga sudah berpengalaman 7 tahun lebih bergelut dalam dunia copywriting. Hingga saat ini telah menulis 19 buku, memiliki konten aktif 7 kanal, membangun 18 perusahaan, melaunching minimal 10 produk setiap bulannya, mentoring ribuan orang bahkan mengisi inhouse korporate setiap bulannya.

Jika Anda tertarik menyerap ilmu copywritingnya, Anda bisa langsung mengikuti kelas onlinenya disini.


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mau Buat Website? Dapatkan Hosting Murah di Niagahoster & Tambahan Diskon 5% Dengan Memasukkan Kode Kupon "diskonsaya">> Klik Disini <<
+ +